kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.600   47,00   0,27%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Beleid terkait batas usia minimal pernikahan menjadi 19 tahun terbit bulan ini


Jumat, 13 September 2019 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. KARTU NIKAH


Sumber: TribunNews.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyakini revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, terkait batas usia minimal pernikahan 19 tahun dapat disahkan bulan ini. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise mengatakan, mayoritas fraksi telah menyetujui batas usia minimal pernikahan 19 tahun untuk laki-laki dan perempuan. 

"Mudah-mudahan secepatnya disahkan, tanggal 17 September nanti, saya harapkan demikian," ucap Yohana di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (13/9). 

Yohana menjelaskan, usia minimal 19 tahun menikah sangat berdampak positif terhadap semua anak di Indonesia, apalagi ke depan terdapat bonus demografi. "Kita membutuhkan anak-anak berkualitas dan perempuan juga bisa mendapatkan posisi yang lebih baik lagi," katanya.

Menurutnya, usia penikahan yang terlalu muda banyak merugikan perempuan, misalnya ketika terjadi kehamilan saat usia sekolah maka harus putus sekolah dan ini bisa menekan angka kematian ibu saat melahirkan. 

"Kalau menikah usia muda, kami dapat (data) hanya sebentar saja dan akhirnya perceraian. Angka kematian ibu juga bisa berkurang karena ketidaksiapan anak dalam sistem reproduksi mereka," tuturnya. (Seno Tri Sulistiyono)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Pemerintah Yakin RUU Perkawinan Soal Minimal Usia 19 Tahun Akan Segera Disahkan"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×