kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.720   -139,28   -2,03%
  • KOMPAS100 894   -21,76   -2,38%
  • LQ45 658   -12,02   -1,79%
  • ISSI 243   -5,16   -2,08%
  • IDX30 371   -5,66   -1,50%
  • IDXHIDIV20 455   -6,24   -1,35%
  • IDX80 102   -2,09   -2,01%
  • IDXV30 130   -1,95   -1,48%
  • IDXQ30 119   -1,36   -1,13%

Belasan fans tonton Rhoma orasi tentang pemimpin


Jumat, 20 Desember 2013 / 13:10 WIB
ILUSTRASI. Ada promo hemat di Zenbu Resto diskon 50% bagi pengguna Kartu BNI (Instagram/Zenbu.resto)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Raja dangdut Rhoma Irama diberi kesempatan menyampaikan orasi kepemimpinan dalam seminar yang diselenggarakan Dewan Guru Besar Universitas UI (DGBUI), Jumat (20/12/2013). Belasan penggemar Rhoma ikut menyaksikan penyampaian visi dan misi sang idola.

Kelompok penggemar yang tergabung dalam Fans of Rhoma dan Soneta (Forsa) itu datang dengan menggunakan seragam kemeja hitam bertuliskan Forsa di bagian punggungnya. Anggota Forza kerap menyambut pernyataan Rhoma dengan tepuk tangan. Misalnya, ketika Rhoma mengatakan pemerintah harus kembali membangun koperasi unit desa untuk mengembangkan pasar domestik Indonesia.

"Kita harus kembali membangun koperasi unit desa. Itu dulu bagus, tapi sekarang malah kita hapuskan," ujar Rhoma dalam seminar "Indonesia Menjawab Tantangan: Kepemimpinan Menjadi Bangsa Pemenang" di Kampus UI, Salemba, Jakarta Pusat.

Para penggemar Rhoma itu juga langsung menggeruduk ke panggung seminar ketika acara seminar usai. Beberapa fans bahkan tidak segan mencium tangan Rhoma.

Seminar tersebut memunculkan tokoh-tokoh publik yang berpotensi menjadi pemimpin bangsa. Dalam seminar, orator menyampaikan visi, misi dan pandangannya terhadap suatu isu. Seminar dihadiri beberapa guru besar UI yang berperan menanyakan suatu isu kepada orator. (Deytri Robekka Aritonang)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×