kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Belanja pemerintah terbatas, PDB melambat


Rabu, 04 Mei 2016 / 22:41 WIB
Belanja pemerintah terbatas, PDB melambat


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menilai melambatnya pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2016 karena beberapa hal, salah satunya karena konsumsi pemerintah yang masih terbatas.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, pertumbuhan domestik bruto (PDB) triwulan I-2016 melambat dari triwulan IV 2015. Pada triwulan I pertumbuhan sebesar 4,92%, sedangkan pada triwulan IV sebesar 5,04%.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan tertulis mengatakan, pelemahan konsumsi pemerintah dipengaruhi oleh pola musiman belanja pemerintah. "Pada awal tahun masih relatif terbatas," ujar Tirta, Rabu (4/5).

Pertumbuhan konsumsi pemerintah pada triwulan I-2016 jika dibandingkan triwulan I-2015 tercatat sebesar 2,93%. Sementara, dibandingkan triwulan IV-2015 malah melambat 49,45%.

Selain karena konsumsi pemerintah, BI juga mencermati sektor investasi. Penyebab rendahnya investasi swasta dikarenakan masih banyak pelaku usaha yang masih bersikap menunggu alias wait and see. Padahal, pada saat yang bersamaan pemerintah berupaya mendorong kegiatan proyek infrastruktur.

Di sisi lain, BI melihat kinerja ekspor komoditas sudah mulai menunjukan perbaikan, meskipun masih kontraksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×