kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Belanja negara dalam RAPBN-P naik Rp 10 triliun


Senin, 19 Juni 2017 / 19:40 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku, pihaknya tengah menyelesaikan rancangan anggaran pendapatan negara perubahan (RAPBN-P) 2017 untuk disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) nanti.

Sri Mulyani memastikan akan ada tambahan belanja negara dari yang telah dipatok dalam APBN 2017 sebesar Rp 2.080 triliun. Sri Mulyani bilang, tambahan belanja negara tersebut mencapai Rp 10 triliun sehingga menjadi Rp 2.090 triliun.

"Ada beberapa tambahan belanja yang memang perlu dimasukkan dalam APBN-P," kata Sri Mulyani, Senin (19/6).

Lebih lanjut menurut Sri Mulyani, tambahan belanja tersebut diantaranya pertama, karena memasukkan anggaran untuk Asian Games tahun 2018 yang belanjanya telah dimulai sejak tahun ini. Kedua, anggaran sertifikasi tanah yang jumlahnya cukup signifikan 5 juta bidang (persil) lahan.

Ketiga, anggaran persiapan pemilihan umum kepala daerah (pilkada) dan pemilihan umum (pemilu). Keempat, beberapa proyek infrastruktur juga ada yang diminta untuk didanai, terutama terkait pengadaan tanahnya.

"Jadi ada beberapa pos belanja yang harus kami akomodasi dan itu tidak mungkin tanpa APBN-P," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×