kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Begini dampak kenaikan harga minyak terhadap perekonomian Indonesia


Kamis, 17 Juni 2021 / 17:58 WIB
ILUSTRASI. Begini dampak kenaikan harga minyak terhadap perekonomian Indonesia


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

“Hal ini berpotensi mengurangi kemampuan Bank Indonesia dalam melakukan kebijakan moneter akomodatif yang dibutuhkan untuk memulihkan ekonomi karena naiknya inflasi,” kata Josua kepada Kontan.co.id, Kamis (17/6). 

Proyeksi Josua harga minyak pada tahun 2021 tentu akan lebih baik dibandingkan harga tahun 2020 sejalan dengan recovery ekonomi global dari dampak pandemic Covid-19. 

Namun posisi harga saat ini sudah terlalu tinggi dan berpotensi terkoreksi ke depan. Bahkan sudah kembali ke level tertinggi sejak April 2019. Padahal dari sisi fundamental, demand minyak dunia belum kembali ke level sebelum pra-pandemi. Sementara dari sisi supply kemungkinan OPEC akan kembali melakukan peningkatan produksi ke depan. 

Adapun Josua memperkirakan harga minyak mentah jenis brent akan bergerak di level US$ 65 hinga US$ 70 per barel hingga akhir tahun 2021. Proyeksi harga minyak global ini pun akan diiringi dengan penguatan Indonesia Crude Price (ICP).

Selanjutnya: Harga minyak terkoreksi tipis pada perdagangan Selasa (8/6) pagi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×