kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%

Begini Cara Pengucapan QRIS yang Benar


Senin, 05 Desember 2022 / 14:18 WIB
ILUSTRASI. Pembeli melakukan pembayaran melalui pemindaian QRIS di salah satu gerai kuliner di Jakarta, Sabtu (26/11/2022). Tribunnews/Jeprima


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pejabat Bank Indonesia (BI) geregetan dengan pengucapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang salah di kalangan masyarakat. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta mengungkapkan, pembacaan QRIS yang benar adalah ‘Kris.’

“Saya mau ngomong, jadi bukan ‘Kyuris’ atau ‘Kyu Ar Ai Es’ atau ‘Kwuris,’ tetapi yang benar ‘Kris!’,” tegas Filianingsih dalam Talkshow Meniti Jalan Menuju Rupiah Digital, Senin (5/12) di Kantor BI Pusat. 

Baca Juga: Ada Rupiah Digital, Uang Kartal Tak Akan Hilang

QRIS merupakan standar QR code pembayaran untuk sistem pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

Adanya QRIS mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain digunakan dalam negeri, masyarakat juga bisa menggunakan QRIS untuk pembayaran di negara mitra seperti Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina. 

Sedangkan untuk pengguna sendiri, pada bulan lalu Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, sudah lebih dari 25 juta orang dan lebih dari 22 juta merchant yang menggunakan QRIS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×