kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.250   -115,33   -1,81%
  • KOMPAS100 818   -17,15   -2,05%
  • LQ45 622   -11,78   -1,86%
  • ISSI 217   -4,04   -1,83%
  • IDX30 350   -6,20   -1,74%
  • IDXHIDIV20 427   -7,18   -1,66%
  • IDX80 94   -1,84   -1,93%
  • IDXV30 118   -1,72   -1,44%
  • IDXQ30 111   -1,72   -1,52%

Begini Cara Pengucapan QRIS yang Benar


Senin, 05 Desember 2022 / 14:18 WIB
ILUSTRASI. Pembeli melakukan pembayaran melalui pemindaian QRIS di salah satu gerai kuliner di Jakarta, Sabtu (26/11/2022). Tribunnews/Jeprima


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pejabat Bank Indonesia (BI) geregetan dengan pengucapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang salah di kalangan masyarakat. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta mengungkapkan, pembacaan QRIS yang benar adalah ‘Kris.’

“Saya mau ngomong, jadi bukan ‘Kyuris’ atau ‘Kyu Ar Ai Es’ atau ‘Kwuris,’ tetapi yang benar ‘Kris!’,” tegas Filianingsih dalam Talkshow Meniti Jalan Menuju Rupiah Digital, Senin (5/12) di Kantor BI Pusat. 

Baca Juga: Ada Rupiah Digital, Uang Kartal Tak Akan Hilang

QRIS merupakan standar QR code pembayaran untuk sistem pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

Adanya QRIS mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain digunakan dalam negeri, masyarakat juga bisa menggunakan QRIS untuk pembayaran di negara mitra seperti Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina. 

Sedangkan untuk pengguna sendiri, pada bulan lalu Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, sudah lebih dari 25 juta orang dan lebih dari 22 juta merchant yang menggunakan QRIS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×