kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Batan dukung program nuklir pemerintah


Rabu, 04 Februari 2015 / 19:17 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi.


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) akan mendukung rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam implementasi Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO).

Deputi Teknologi Energi Nuklir Batan Taswanda Taryo mengatakan, pihaknya mendukung pembentukan NEPIO agar pelaksanaan program pambangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia bisa cepat terlaksana. "Bagi kami, lebih cepat proses pembentukannya, tentu lebih baik," kata dia, Rabu (4/2).

Sebelumnya, Kementerian ESDM bersama sejumlah badan dan kementerian lain tengah merumuskan kebijakan untuk pembentukan NEPIO. Organisasi tersebut akan bertugas sebagai pelaksana program pembangunan PLTN di Tanah Air.

Pembentukan NEPIO tersebut akan ditetapkan dalam keputusan presiden. Kebijakan tersebut ditargetkan keluar di tahun 2015 ini.

Menurut Taswanda, Batan sudah mengirimkan sejumlah nama yang akan ditugaskan untuk menjadi calon anggota NEPIO. "NEPIO akan menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Batan pun sudah diminta nama-nama yang akan masuk dalam NEPIO," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×