kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Bappenas: Inflasi tinggi tidak akan berlanjut


Senin, 04 Maret 2013 / 15:01 WIB
ILUSTRASI. Mekanik dengan memakai masker memeriksa mobil di bengkel Shop & Drive, Bogor, Jumat (15/01). KONTAN/Baihaki/15/01/2021


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) optimistis tingginya inflasi pada Fabruari lalu tidak akan berlanjut. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana bilang, ada beberapa faktor yang bakal meredam gejolak inflasi ke depan. 

Di antaranya musim panen yang akan berlangsung pada bulan Maret hingga April 2013. Musim panen raya ini akan meredekan lonjakan harga sejumlah bahan pangan. Seperti diketahui, inflasi Februari yang mencapai 0,75% pada bulan Februari 2013 ini turut dipicu kenaikan harga-harga pangan.

Menurut Armida, inflasi diperkirakan kembali tinggi pada bulan Mei hingga Agustus. "Setelah selesai masa panen, maka akan masuk ke masa tahun ajaran baru dan menjelang lebaran," ujar Armida.

Menurut Armida, pada tahun ini angka inflasi Indonesia bisa mencapai 4,9%. Proyeksi itu sudha memperhitungkan kenaikan tarif listrik dan upah minimum provinsi (UMP). "Kita akan usahakan tidak lebih dari itu," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×