kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Bappenas: Inflasi tinggi tidak akan berlanjut


Senin, 04 Maret 2013 / 15:01 WIB
ILUSTRASI. Mekanik dengan memakai masker memeriksa mobil di bengkel Shop & Drive, Bogor, Jumat (15/01). KONTAN/Baihaki/15/01/2021


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) optimistis tingginya inflasi pada Fabruari lalu tidak akan berlanjut. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana bilang, ada beberapa faktor yang bakal meredam gejolak inflasi ke depan. 

Di antaranya musim panen yang akan berlangsung pada bulan Maret hingga April 2013. Musim panen raya ini akan meredekan lonjakan harga sejumlah bahan pangan. Seperti diketahui, inflasi Februari yang mencapai 0,75% pada bulan Februari 2013 ini turut dipicu kenaikan harga-harga pangan.

Menurut Armida, inflasi diperkirakan kembali tinggi pada bulan Mei hingga Agustus. "Setelah selesai masa panen, maka akan masuk ke masa tahun ajaran baru dan menjelang lebaran," ujar Armida.

Menurut Armida, pada tahun ini angka inflasi Indonesia bisa mencapai 4,9%. Proyeksi itu sudha memperhitungkan kenaikan tarif listrik dan upah minimum provinsi (UMP). "Kita akan usahakan tidak lebih dari itu," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×