kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Bantai Rohingya, Kedubes Myanmar jadi sasaran demo


Jumat, 25 November 2016 / 17:12 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Puluhan orang berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar di Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2016). Massa menuntut pemerintah Indonesia ambil bagian menengahi pembantaian kaum muslim Rohingya di Myanmar.

Sambil membawa spanduk besar bertuliskan 'Tangkap dan Adili Pembantai Muslim Rohingnya' massa berorasi di depan kantor Dubes Myanmar. "Kami mengajak seluruh umat muslim yang ada di Indonesia untuk membuka mata soal pembantaian muslim Rohingya," kata Afan Fatsey salah seorang pendemo di lokasi.

Massa yang mayoritas mahasiswa ini juga mengenakan jaket almamater mereka. Disela-sela aksi, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan juga terlihat mendatangi lokasi.

Sebanyak 350 anggota Polri berjaga agar demo tersebut berjalan damai dan tertib. "Sedikit aja, jangan banyak-banyak. (Personel) sekitar 350an dari Polda dan Polres. Paling banyak Polres," kata Iriawan.

Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi demo berasal dari Personel Brimob dan Sabhara. Puluhan petugas kepolisian juga di lengkapi dengan kendaraan taktis seperti water canon terlihat berjaga di lokasi unjukrasa. Pantauan arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau tersendat.

(Wahyu Aji)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×