kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Banjir permintaan, Jokowi minta kemudahan perizinan produksi APD


Rabu, 15 April 2020 / 12:17 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo melihat peralatan medis di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kemudahan dalam perizinan produksi Alat Pelindung Diri (APD). A


Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta kemudahan dalam perizinan produksi Alat Pelindung Diri (APD). Pasalnya di tengah pandemi virus corona (Covid-19) saat ini kebutuhan APD terus meningkat. 

Oleh karena itu perlu relaksasi dalam perizinan produksi APD sehingga dapat memenuhi kebutuhan. "Semua kementerian urusan ini jangan sampai ada yang menghambat proses perizinannya," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Rabu (15/4).

Baca Juga: Meikarta dan Siloam bekerja sama bangun fasilitas tambahan untuk pasien Covid-19

Permasalahan standar memang harus menjadi kewajiban yang perlu dipenuhi. Namun, Jokowi kembali menegaskan agar tidak dipersulit. "Tolong ini betul-betul didengarkan betul keluhan-keluhan yang ada di bawah," terang Jokowi.

Saat ini sudah lebih dari 200 negara terinfeksi Covid-19. Oleh karena itu kebutuhan produksi APD dalam negeri menjadi hal penting untuk mengurangi ketergantungan.

Meski begitu masih terdapat bahan baku impor yang harus dipenuhi industri. Oleh karena itu relaksasi impor bahan baku juga harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan produksi.

"Ada relaksasi yang betul-betul dilakukan sehingga proses perizinan yang cepat terintegrasi betul-betul ada dan membantu mereka," jelas Jokowi.

Baca Juga: Saat rapat kabinet Jokowi terkena gangguan teknis

Jokowi juga meminta pelibatan UMKM dalam produksi APD sehingga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat lapisan bawah. Hal itu juga disampaikan perlu dukungan fiskal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×