kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Bangun RS Internasional, Jokowi: Cegah Potensi Kehilangan Rp 97 Triliun Per Tahun


Senin, 27 Desember 2021 / 12:57 WIB
Presiden menghadiri groundbreaking Rumah Sakit Internasional Bali yang terletak di kawasan wisata Sanur, Denpasar, Bali, Senin (27/12).


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo menghadiri groundbreaking Rumah Sakit Internasional Bali.

Pembangunan rumah sakit tersebut akan bekerjasama dengan Mayo Clinic Amerika Serikat. Nantinya kawasan tersebut juga akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kesehatan.

"Kita harapkan, kalau ini jadi, tidak ada lagi rakyat kita masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," ujar Jokowi saat groundbreaking, Senin (27/12).

Jokowi bilang setiap tahunnya terdapat 2 juta orang Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Antara lain Singapura, Malaysia, Jepang, dan Amerika Serikat.

Baca Juga: Terbang ke Bali dan Sulawesi Tenggara, Jokowi akan Resmikan RS hingga Smelter Nikel

Adanya rumah sakit bertaraf internasional tersebut diharapkan dapat mengurangi hal itu. Bahkan adanya Rumah Sakit Internasional Bali akan membuat orang dari luar Indonesia datang.

"Setiap tahun ada kurang lebih 2 juta masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan, baik itu ke Singapura, baik itu ke Malyasia, baik itu ke Jepang, baik itu ke Amerika dan tempat-tempat lainnya. Dan kita kehilangan (potensi pendapatan) Rp 97 triliun karena itu," ungkap Jokowi.

Jokowi mendorong Indonesia menjadi destinasi wisata kesehatan. Sehingga kehadiran rumah sakit internasional akan meningkatkan kunjungan ke Bali.

Ditargetkan Rumah Sakit Internasional Bali akan rampung dan beroperasi pertengahan tahun 2023. Selain rumah sakit, Jokowi juga mendorong pengembangan industri obat dan alat kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×