kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Banggar DPR- Chatib gelar rapat perdana pagi ini


Rabu, 22 Mei 2013 / 07:54 WIB
ILUSTRASI. Kenali Gejala Penyakit Kanker Otak Sejak Dini


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sepertinya tidak membutuhkan waktu lama bagi Menteri Keuangan Chatib Basri untuk segera beradaptasi dengan jabatan barunya. Selang sehari dari pelantikannya kemarin, pagi ini (22/5) Badan Anggaran (Banggar) DPR RI sudah menjadwalkan rapat perdana dengan mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu guna membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2013.

“Rabu (hari ini) akan mulai raker Banggar (Badan Anggaran) dengan Menkeu, Bappenas dan Bank Indonesia,” kata Wakil Ketua DPR bidang Ekonomi Sohibul Iman, Rabu (22/5).

Berdasarkan data yang dilansir dari situs www.dpr.go.id rapat perdana itu direncanakan akan mendengarkan penyampaian Menteri Keuangan terkait pokok-pokok perubahan APBNP 2013. Tak hanya mendengar penjelasan dari pemerintah, Banggar DPR sekaligus akan membentuk panitia kerja (panja) untuk membahasnya.

Sebelumnya pembahasan APBNP 2013 ini sempat sedikit terganjal lantaran pihak DPR tak mau membahas draf kiriman pemerintah jika tidak bersama menteri keuangan definitif. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, Presiden Susilo Yudhoyono pun langsung memutuskan mengganti Plt Menkeu Hatta Rajasa dengan menunjuk Kepala BKPM Chatib Basri menjadi menkeu yang baru. Chatib sendiri sudah resmi menjadi Menkeu KIB II setelah dilantik Presiden kemarin (21/5) di Istana Negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×