kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Badan Anggaran gunting anggaran perjalanan dinas


Selasa, 25 September 2012 / 21:36 WIB
ILUSTRASI. Hasil Piala Super Prancis Lille vs PSG: Tekuk Les Parisiens 1-0, Les Dogues juara


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can


JAKARTA. Badan Anggaran DPR sepakat memangkas anggaran perjalanan dinas dan belanja barang pada APBN 2013. Dana itu akan dialihkan untuk program yang pro rakyat.

Ketua DPR Marzuki Alie mengakui Badan Anggaran telah sepakat mengurangi anggaran perjalanan dinas berkisar 30% hingga 40% dari Rp 21 triliun pada tahun depan. Ini artinya, ke depan alokasi anggaran perjalanan dinas hanya berkisar Rp 6 triliun hingga Rp 8 triliun. Sedangkan untuk anggaran belanja barang, DPR sepakat mengurangi sekitar 20%, dan dialihkan ke belanja modal.

Ketua Badan Anggaran DPR Ahmadi Noor Supit mengakui hal ini. Dia bilang Badan Anggaran DPR dan pemerintah telah sepakat mengurangi anggaran perjalanan dinas dan belanja barang. Nantinya, pengurangan anggaran ini akan ditindaklanjuti dalam pembahasan di tingkat panitia kerja Badan Anggaran DPR.

Kepala Ekonom Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan komitmen mengurangi besaran belanja perjalanan dinas dan belanja barang memang positif. Hanya saja, pemerintah juga harus memastikan realokasi belanja ini benar-benar berjalan.

Menurut Purbaya, selama ini porsi belanja infrastruktur terus bertambah. Tapi sayangnya, realisasi anggarannya juga belum optimal. Makanya, "Realokasi anggran ke infrastruktur harus melihat realisasinya di tahun 2012," ungkapnya Selasa (25/9).
Purbaya bilang, pemotongan anggaran belanja barang tidak perlu bila realokasi anggaran tidak efektif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×