kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Awal tahun, realisasi utang pemerintah sudah 30,4%


Kamis, 20 Februari 2014 / 12:03 WIB
ILUSTRASI. Gas Air Mata: Kandungan, Gejala yang Timbul, dan Cara Mengatasi Jika Terkena Tear Gas. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Utang pemerintah Indonesia, tampaknya, bakal semakin membengkak. Lihat saja, hingga 16 Februari 2014, pemerintah telah mencetak utang baru sebesar Rp 112 triliun atau 30,4% dari target. Target gross keseluruhan tahun untuk Surat Berharga Negara (SBN) adalah sebesar Rp 359,84 triliun.

Dirjen Pengelolan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan Robert Pakpahan mengatakan, pemerintah memang memasang strategi front loading alias pencetakan utang di awal tahun.

"(utang) Untuk mengantisipasi pada April ada pemilu legislatif," ujar Robert, Rabu (19/2). Kondisi pasar tidak terlalu kondusif mendekati pemilihan umum (pemilu).

Karena itu, pada Januari dan Februari 2014, pemerintah jor-joran mencetak utang. Pada paruh pertama 2014 menjadi waktu yang dipilih pemerintah untuk mencetak utang hingga 60% dari kebutuhan total.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×