kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Awal Puasa Berbeda Tapi Lebaran Bisa Berbarengan, Ini Penjelasannya


Minggu, 01 Mei 2022 / 17:46 WIB
Awal Puasa Berbeda Tapi Lebaran Bisa Berbarengan, Ini Penjelasannya
ILUSTRASI. Meski awal Ramadhan berbeda, ada kemungkinan tidak ada perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1443. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terdapat perbedaan awal puasa di Indonesia. Seperti yang diketahui, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada 2 April 2022. Sementara pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) 3 April 2022. 

Dengan demikian, terdapat selisih satu hari awal puasa Ramadhan 2022 antara Muhammadiyah dan Pemerintah. 

Meski awal Ramadhan berbeda, hal itu tidak terjadi pada penetapan 1 Syawal 1443 atau hari raya Idul Fitri 2022. 

PP Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 menetapkan 1 Syawal 1443 H jatuh pada Senin, 2 Mei 2022. Sementara, Kementerian Agama telah memberikan sinyal bahwa Lebaran 2022 kemungkinan jatuh, Senin (2/5/2022), meski sidang isbat baru digelar Minggu (1/5/2022) petang. 

Kemungkinan itu terjadi, karena secara hisab posisi hilal di Indonesia pada 1 Mei 2022 sudah memenuhi kriteria masuk bulan Syawal mengacu ketetapan baru MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) dalam menentukan awal bulan penanggalan Hijriah. 

Baca Juga: Sidang Isbat Lebaran 2022 Diumumkan Pukul 19.15 WIB, Kemenag Undang Muhammadiyah

Kriteria baru MABIMS ini menetapkan, secara astronomis, hilal dapat teramati jika Bulan memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasinya minimal 6,4 derajat. 

Jika benar itu terjadi, maka umat Muslim di Indonesia akan merayakan Lebaran di hari yang sama, Senin (2/5/2022), meski berbeda dalam memulai Ramadhan 1443 H. 

Dengan begitu, berdasarkan perhitungan PP Muhammadiyah, Ramadhan 1443 H terdiri dari 30 hari. Sementara berdasarkan perhitungan pemerintah hanya terdiri dari 29 hari. 

Lantas, bagaimana penjelasannya? 

Baca Juga: Arab Saudi Rayakan Idul Fitri 2022 pada Senin (2/5)




TERBARU

[X]
×