kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.888   -12,00   -0,07%
  • IDX 7.997   61,33   0,77%
  • KOMPAS100 1.128   11,67   1,04%
  • LQ45 819   3,28   0,40%
  • ISSI 282   4,03   1,45%
  • IDX30 426   0,03   0,01%
  • IDXHIDIV20 512   -2,50   -0,49%
  • IDX80 126   1,04   0,84%
  • IDXV30 139   0,17   0,12%
  • IDXQ30 139   -0,41   -0,30%

Australia hibahkan dana untuk BOS


Senin, 14 Februari 2011 / 18:19 WIB
Australia hibahkan dana untuk BOS
ILUSTRASI. aktivitas setor tarik tunai di ATM Mandiri


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah Australia mengucurkan hibah sebesar A$26 juta. Dana untuk membiayai program Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Direktur Pinjaman Luar Negeri dan Hibah Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Maurin Sitorus mengatakan, dana hibah dari Australia ini untuk program BOS baru pertama kali. "Kami harapkan akan ada hibah berikutnya," terangnya, Senin, (14/2).

Maurin menerangkan tidak ada persyaratan khusus dari Pemerintah Australia dalam pemanfaatan hibah itu. Menurutnya, pemerintah Australia hanya meminta laporan penggunaan hibah sedangkan pengucuran bebas menggunakan sistem BOS yang berlaku di Indonesia.

Maurin mengatakan, penyaluran dana hibah itu sepenuhnya menggunakan sistem yang berlaku. Pengadaan lelang barang dan jasa akan menggunakan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Selain itu, BPK akan mengaudit laporan tersebut.

Selain hibah, pemerintah juga melakukan komitmen pinjaman luar negeri dari Bank Dunia untuk pendanaan program BOS. Bentuk pinjamannya adalah refinancing modalities. "Ada kuota pinjaman maksimumnya, akan tetapi saya tidak bawa datanya. Jadi, itu untuk memperkuat sistem transparansi dan akuntabilitas," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×