kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Arief Yahya kaget, Kota Tua DKI tak miliki slogan


Kamis, 30 Oktober 2014 / 14:33 WIB
ILUSTRASI. Twibbon Kenaikan Isa Almasih 2023. 


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya terlihat sedikit kaget saat mengetahui bahwa Kota Tua Jakarta belum memiliki slogan. Hal tersebut ditanyakan pada semua orang yang hadir saat kunjungannya ke kawasan Ini.

"Kota Tua (Jakarta), slogannya apa?" tanya Arief.

Pertanyaannya ini tak mendapat jawaban. Seperti yang diketahui walaupun di era kolonial kawasan ini sempat berjaya, hingga kini Kota Tua Jakarta belum pernah memiliki slogan yang menjadi identitasnya.

"Slogan itu penting, tiap tempat harus memiliki slogan terlebih bila menjadi tempat wisata. Slogan mengingatkan kita pada posisi dan identitas sehingga akan mudah diingat," ungkap Arief.

Dua kekurangan Kota Tua (Jakarta) lainnya juga diungkapkan oleh Arief. Di antaranya, kebersihan dan tolok ukur pembangunan.

"Selain slogan, saya rasa benchmark juga penting. Kita harus mencontoh juga kira-kira kota apa yang mirip dengan Kota Tua. Mencontoh yang baik kan tidak apa-apa," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arief menyatakan bahwa kawasan Kota Tua mirip sebuah kawasan di kota Meksiko. "Di sana (Meksiko) juga terdapat kawasan bersejarah yang mirip Kota Tua. Suriname juga dapat dijadikan contoh. Saat ini kunjungan wisatawan ke Suriname sudah jutaan. Kita bisa contoh keberhasilan mereka," katanya.(Sri Noviyanti)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×