kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Arahan Jokowi menyangkut anggaran penelitian


Senin, 09 April 2018 / 17:33 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memberikan pembekalan kepada siswa SMA Taruna Nusantara


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan untuk anggaran penelitian dan pameran promosi di 17 Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk dikumpulkan dalam satu atau kementerian.

Hal itu diucapkan Presiden dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara sore ini. Dalam kesempatan itu, kepala negara menegaskan Anggaran Pendapat dan Belanja Negara (APBN) yang ada saat ini untuk tidak dibagi-bagi. "Kita ingin fokus, mengarah, dan hasilnya terlihat masif perubahannya," ungkap Jokowi, Senin (9/4).

Ia pun memberi contoh, anggaran untuk pameran promosi dimiliki oleh 17 kementerian. "Kalau itu dikumpulkan dalam satu badan/ kementerian akan menghasilkan pameran yang bagus-bagus dan bisa membangun brand yang baik, kalau dipisah maka pamerannya kecil-kecil di Deket toilet, itu menurunkan brand negara kita," jelas Jokowi.

Begitu juga untuk penelitian yang menurut Presiden hampir seluruh K/L memiliki anggarannya. Bahkan jika dihitung secara keseluruhan anggaran untuk penelitian mencapai Rp 24,9 triliun. "Gede banget kalau dikumpulkan," tegas Jokowi.

Sehingga diharapkan ke depan, hasil penelitian bisa lebih komprehensif. "Ada strategi besarnya goalnya apa. Misalnya urusan durian. Duriannya menjadi ini. Jadi jelas bukan hanya penelitian untuk peneliti Apa hasilnya Rp 24,9 triliun ini?," tukasnya.

Selain itu, Presiden juga meminta kepada K/L untuk memprioritaskan hal-hal yang strategis. Sehingga bisa menggerakkan ekonomi tanah air dan APBN bisa tumbuh secara berkualitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×