kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Antisipasi Omicron, Pemerintah Datangkan Mesin Genome Sequencing


Senin, 27 Desember 2021 / 08:48 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memaparkan perkembangan PPKM jelang akhir tahun, Senin (13/12/2021).


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus melakukan antisipasi penyebaran kasus virus corona (Covid-19) varian Omicron.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong penerapan disiplin protokol kesehatan dengan cara menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Selain itu, upaya membatasi masuknya kasus dari luar negeri juga dilakukan dengan mewajibkan karantina 10 hari bagi pelaku perjalanan luar negeri

"Proses karantina kedatangan luar negeri untuk WNI akan kita perketat," ujar Budi saat konferensi pers, Senin (27/12).

Budi bilang, 98% kasus omicron yang ditemukan berasal dari orang yang pulang dari luar negeri. Sementara lainnya merupakan pekerja di lokasi karantina

Pemerintah juga akan menggencarkan pemeriksaan kasus Covid-19. Penggunaan PCR baru untuk mendeteksi varian omicron secara dini akan segera dilakukan.

Baca Juga: Covid-19 Omicron di Indonesia Naik Jadi 46 Kasus, Ini Gejala Utama & Cara Mencegahnya

Di samping itu, upaya peningkatan whole genome sequencing juga terus dilakukan. Pemerintah akan menambah alat whole genome sequencing yang akan ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia.

"Kita juga akan mendatangkan 15 mesin genome sequencing baru," ungkap Budi.

Antisipasi lonjakan pelaku perjalanan luar negeri juga dilakukan salah satunya dengan mempersiapkan lokasi karantina untuk 10 hari.

"BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) sudah mempersiapkan semua gedung karantina yang dulu kita pakai," ungkapnya.

Rumah susun Nagrak Cilincing dan wisma haji disiapkan untuk karantina di Jakarta. Selain itu lokasi karantina juga disiapkan di sejumlah pintu masuk Indonesia seperti Surabaya serta Batam yang menjadi pintu masuk wilayah perairan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×