kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Angka kecelakaan mudik Lebaran masih tinggi


Rabu, 06 Agustus 2014 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah ciplukan untuk kesehatan.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Angka meninggal akibat kecelakaan lalu lintas pada musim lebaran tahun 2014 masih tinggi. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan sampai dengan H+ 7 jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas pada musim lebaran tahun ini sudah mencapai sekitar 600 korban.

EE Mengindaan, Menteri Perhubungan, saat Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2014 mengatakan bahwa jika dibandingkan dengan musim lebaran lalu memang turun. Sebab, pada tahun lalu sampai dengan H+ 7 korban meninggal akibat kecelakaan mencapai 765 jiwa.

"Angka tersebut memang masih harus dicek lagi detailnya ke polisi, tapi itu menyedihkan, kami prihatin atas ini semua karena ini semua menyangkut nyawa," kata Mangindaan di kantornya, Rabu (6/8).

Mangindaan mengatakan bahwa untuk mencegah tragedi tersebut supaya pada tahun lebaran ke depan tidak berulang, pemerintah akan melakukan perbaikan. Upaya tersebut, salah satunya akan dilakukan dengan memperbaiki kualitas angkutan umum.

Mangindaan berharap, perbaikan kualitas layanan angkutan umum tersebut nantinya bisa membuat masyarakat beralih dari kendaraan pribadi, khususnya motor, ke angkutan umum. "Catatan kami motor masih menjadi sumber kecelakaan, umumnya, kecelakaan terjadi akibat kelelahan dan mengantuk," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×