kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   0,00   0,00%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Anggota Timwas Century usul penyelesaian kasus lewat mekanisme politik


Rabu, 23 Maret 2011 / 15:06 WIB
ILUSTRASI. Ketua DPR Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020)


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Anggota Komisis III DPR Bambang Soesatyo mengatakan, gagalnya Rapat Tim Pengawas Century (Timwas) membuat beberapa anggota Timwas mulai frustasi.

"Ada beberapa teman yang mulai frustasi termasuk saya, karena tidak ada kejelasan, bahkan ada aroma penggunaan kekuasaan penegak hukum untuk mengaburkan kasus tersebut," ujar Bambang di gedung Nusantara III, Rabu (23/3).

Alhasil, jika masih tidak ada kejelasan dalam penanganan hukum, Bambang pun mengusulkan alangkah baiknya jika kasus Century diselesaikan lewat mekanisme politik. "Yakni dengan menggunakan Hak Menyatakan Pendapat (HMP). Mengingat persyaratan ke arah sana sudah dipermudah oleh Mahkamah Konstitusi," imbuhnya.

Bambang menuturkan, semula agenda rapat Timwas Century hari ini akan membahas pelaksanaan audit forensik. Namun, karena pimpinan DPR berhalangan hadir, rapat pun ditunda.

"Saya mencium ada upaya sistematis pasca rujuk setgab koalisi ini, dengan kesepakatan baru akan mengubur kasus Century dan kasus-kasus besar lainnya seperti mafia pajak," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×