kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.825   -3,00   -0,02%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Anggota HIPMI geber proyek demi Tax Amnesty


Kamis, 06 Oktober 2016 / 21:11 WIB
Anggota HIPMI geber proyek demi Tax Amnesty


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia mengklaim, 69% anggotanya sudah ikut program pengampunan pajak alias tax amnesty. Mereka berasal dari sekitar 30 provinsi yang ada di seluruh Indonesia.

Ia juga mengaku mendukung penuh program amnesti pajak itu dengan ikut melakukan sosialisasi di berbagai daerah.

Namun demikian, tidak sedikit pengusaha yang tergabung dalam HIPMI belum ikut amnesti pajak. "Jujur, ada anggota kami yang kekurangan uang tunai untuk membayar uang tebusan," ujar Bahlil, Kamis (6/10) di Jakarta.

Ia berjanji, paling lambat Oktober dan November nanti seluruh pengusaha anggota HIPMI akan ikut amnesti pajak. Saat ini, mereka sedang mencari sumber dana untuk membayar uang tebusan.

Salah satu yang diharapkan adalah proyek dari pemerintah daerah. Nah, biasanya proyek-proyek pemerintah daerah baru kembali digeber pada bulan Oktober atau November, menjelang akhir tahun.

Menurutnya, tidak semua anggota HIPMI mengandalkan proyeknya di sektor riil, dari pengusaha lainnya. Melainkan, ada kader HIPMI juga yang menjadi rekanan pemerintah daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×