kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.915.000   44.000   2,35%
  • USD/IDR 16.400   -20,00   -0,12%
  • IDX 7.142   47,86   0,67%
  • KOMPAS100 1.041   10,44   1,01%
  • LQ45 812   9,62   1,20%
  • ISSI 224   0,88   0,39%
  • IDX30 424   4,46   1,06%
  • IDXHIDIV20 504   1,88   0,37%
  • IDX80 117   1,34   1,15%
  • IDXV30 119   0,16   0,14%
  • IDXQ30 139   1,43   1,04%

Anggota BPK dukung capres, ini kata Ketua BPK


Rabu, 11 Juni 2014 / 11:55 WIB
Anggota BPK dukung capres, ini kata Ketua BPK
ILUSTRASI. Harga CPO turun di awal 2023, mengantisipasi permintaan melambat dan kenaikan produksi. Namun, masih ada potensi katalis dari rencana pengetatan ekspor dan mandatori biodiesel B35 di Indonesia.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan Ali Masykur Musa melanggar peraturan Badan Pemeriksa Keuangan. Yakni, anggota BPK dilarang berpihak dan mendukung kegiatan-kegiatan politik praktis.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Ketua BPK Rizal Djalil mengaku pihaknya siap memberikan penjelasan kepada Bawaslu terkait kasus Ali Masykur Musa. "Pak Ali sudah melaporkan kepada saya sebagai ketua BPK disaksikan Pak Hendar sebagai sekjen, bahwa Pak Ali sudah mengajukan cuti," tutur Rizal, Selasa (10/6).

Rizal mengatakan bila telah mengajukan cuti, Ali dapat melaksanakan hak seperti lainnya. Namun, ia tetap menyerahkannya keputusan kepada Bawaslu. "Kalau Bawaslu menilai ada masalah, silahkan saja Pak Ali dipanggil. Lalu kalau Bawaslu minta penjelasan BPK, kami siap untuk beri penjelasan," imbuhnya.

Rizal tidak menjelaskan persoalan lebih detil. Ia meminta kasus tersebut ditanyakan kepada Ali Masykur. Termasuk menyangkut persoalan kode etik anggota BPK.

Tetapi, pihaknya akan menggandeng Bawaslu. "Silahkan Bawaslu undang Pak Ali Masykur, silahkan Bawaslu kalau perlu penjelasan BPK, Saya siap datang dengan sekjen," katanya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×