kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Anggito Abimanyu sempat tak boleh masuk DPR


Kamis, 21 Maret 2013 / 14:43 WIB
ILUSTRASI. Hindari Eksfoliasi Terlalu Sering, Pahami 5 Kesalahan Saat Membersihkan Wajah


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ada kejadian menarik saat Direktur Jenderal Haji dan Umroh Kementerian Agama Anggito Abimanyu menyambangi Gedung Nusantara I Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3) siang. Ia sempat tak diperbolehkan masuk ke gedung itu karena tidak membawa ID card.

Biasanya, untuk masuk ke dalam Gedung Parlemen, setiap tamu memang harus mengenakan ID Card. Ada pengumuman di pintu masuk gedung yang memberitahukan setiap orang harus memakai kartu identitas. Namun, pengumuman itu biasanya tidak berlaku bagi para pejabat yang datang ke Kompleks Parlemen. Dengan pengawalan ketat, mereka bisa langsung masuk dengan leluasa.

Namun, kali ini Anggito datang seorang diri dengan menjinjing tas dan memegang sebuah dokumen. Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal itu kemudian ditegur petugas keamanan karena tak memakai ID Card. Sang petugas itu tak menyadari bahwa orang yang ditegurnya adalah pejabat eselon I di Kementerian Agama.

Setelah menjelaskan kedatangannya, Anggito pun diperkenankan masuk. Tetapi, sesampainya di dalam gedung, Anggito juga tidak diperkenankan masuk ke lift khusus anggota Dewan. Seorang petugas keamanan meminta Anggito menggunakan lift non-anggota Dewan dan lift barang yang ada di belakangnya. Anggito pun menuruti instruksi sang petugas dan mengambil jalan menuju lift lainnya.

Kedatangan Anggito ke Kompleks Parlemen adalah untuk menjadi pembicara dalam diskusi "Dana Talangan Haji, Solusi atau Masalah?" yang dilaksanakan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di lantai 3 Gedung Nusantara I DPR. (Sabrina Asril/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×