kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Andi tepis isu SBY minta mundur dari Menpora


Rabu, 17 Oktober 2012 / 20:26 WIB
ILUSTRASI. Ada banyak obat rematik dari bahan alami yang bisa Anda coba.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menepis isu perihal permintaan pengunduran dirinya dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Andi justru terlihat santai dan tidak terpengaruh isu tersebut. 

"Aduh itu ada-ada saja orang bikin isu. Tidak ada, tidak ada. Saya tidak tahu motifnya," katanya, Rabu (17/10). Andi menegaskan selaku menteri, posisinya sangat tergantung dari Presiden. Pengangkatan dan pemberhentiannya merupakan hak prerogatif Presiden. 

Isunya, saat acara syukuran tujuh bulan kehamilan Siti Rubi Aliya Rajasa di Cikeas. SBY meminta Andi mengundurkan diri dari jabatan Menpora. Permintaan ini sehubungan sejumlah kasus yang menarik namanya. 

Nama Andi Mallarangeng kembali disebut-sebut dalam kasus dugaan korupsi pembangunan pusat olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ketika penyidik KPK memeriksa Dedy Kusdinar, tersangka kasus dugaan korupsi itu, Senin (15/10) pagi terungkap bahwa Andi Mallarangeng dianggap mengetahui soal megaproyek tersebut.

Dedy menyebutkan, atasannya mantan Sekretaris Menpora Wafid Muharam dan Menpora Andi Mallarangeng mengetahui segala laporan terkait Hambalang.

Sebelumnya, saat menjadi saksi, Wafid Muharam juga menyebut Andi Mallarangeng pasti tahu dan harus bertanggungjawab dalam kasus Hambalang. Dugaan keterlibatan Andi juga pernah diungkapkan pemilik Permai Grup, M Nazaruddin. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×