kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Ancaman Trump belum berpengaruh pada ekspor impor RI


Senin, 16 Juli 2018 / 20:21 WIB
ILUSTRASI. Proses Bongkar Muat Petikemas di JICT, Priok


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) masih mencatat surplus. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus Indonesia-AS di Juni 2018 mencapai US$ 559 juta dan Januari-Juni 2018 mencapai US$ 4,1 miliar.

"Selama ini masih surplus, dan itu yang membuat presidennya agak ngambek dengan kita, seperti ketika dia dengan China," kata Kepala BPS Suhariyanto, Senin (16/7).

Lebih lanjut ia menilai, neraca perdagangan Indonesia dengan AS sejauh ini, belum terdampak dari kebijakan pemerintah AS, Donald Trump, yang tengah mengevaluasi komoditas ekspor Indonesia ke AS yang mendapatkan fasilitas generalized system of preference (GSP).

Namun Suhariyanto berharap, hal itu tak akan berdampak pada neraca dagang RI. "Mudah-mudahan negosiasi pemerintah yang ke sana dan sekarang sedang berlangsung tidak sampai seburuk seperti yang kita bayangkan, kita lihat beberapa bulan ke depan, tetapi yang di sini sama sekali belum ada dampak," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×