kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Anas tulis tangan sendiri eksepsinya


Jumat, 06 Juni 2014 / 15:41 WIB
ILUSTRASI. Resep Tempe Penyet Sambal Bawang (Dok/Tribun Bali)


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kembali menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Persidangan kasus dugaan penerimaa gratifikasi terkait proyek Hambalang dan pencucian uang digelar dengan agenda pembacaan nota keberatan (eksepsi).

Anas membaca nota keberatan atau eksepsi sambil berdiri. Bahkan, Anas membuat sendiri eksepsi dengan menggunakan tulisan tangan dan tinta warna biru yang telah dibuatnya sejak Jumat pekan lalu. "Dibuat sejak Jumat lalu," kata kerabat Anas, Yunianto ketika ditemui di Pengadilan Tipikor, Jumat (6/6).

Yunianto bercerita, saat dirinya mengunjungi Anas kemarin, Anas baru menyelesaikan tulisan eksepsinya tersebut sebanyak 23 halaman. "Semalam langsung diselesaikan sampai 30 halaman," katanya.

Menurut Yunianto, Anas memang terbiasa membuat tulisan dengan tulisan tangan langsung. "Saat membuat sambutan PPI (Perhimpunan Pergerakan Indonesia) juga ditulis tangan, kemudian kita yang mengetik. Selain itu karena ini rangkaian jadi enggak mungkin diketik," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×