kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Aliran Modal Asing Hengkang Rp 12,55 Triliun di Periode 26-29 Januari 2026


Minggu, 01 Februari 2026 / 10:43 WIB
Aliran Modal Asing Hengkang Rp 12,55 Triliun di Periode 26-29 Januari 2026
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar dari pasar keuangan domestik mencapai Rp 12,55 triliun sepanjang 26 hingga 29 Januari 2026. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar dari pasar keuangan domestik mencapai Rp 12,55 triliun sepanjang 26 hingga 29 Januari 2026.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyebut, dana asing tercatat mengalir keluar pasar saham atau nonresiden jual neto Rp 12,40 triliun dari pasar saham, dan Rp 2,77 triliun dari surat berharga negara (SBN).

Sementara itu, dana asing tercatat masuk ke pasar keuangan domestik atau nonresiden beli neto Rp 2,61 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Baca Juga: Yakin Ekonomi Tahun Ini Tumbuh 6%, Purbaya Bakal Minta Hadiah ke Prabowo

Denny menyebut, keluarnya modal asing ini ikut mendorong kenaikan premi risiko investasi Indonesia.

“Ini tercermin pada credit default swap (CDS) Indonesia tenor lima tahun, yang per 29 Januari 2026 sebesar 75,31 bps, naik dibanding dengan 23 Januari 2026 sebesar 73,05 bps,” tutur Denny dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Adapun selama tahun 2026, berdasarkan data setelmen sampai dengan 29 Januari 2026, nonresiden tercatat beli neto sebesar Rp 4,84 triliun di pasar saham dan Rp 6,18 triliun di SRBI, serta jual neto Rp 100 miliar di pasar SBN. 

Denny menambahkan, BI terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Jamin Stabilitas Pasar Keuangan Usai Mundurnya Pejabat OJK dan BEI

Selanjutnya: Bisnis IT Dongkrak Kinerja Astra Graphia (ASGR), Cek Rekomendasinya

Menarik Dibaca: Promo Iftar Jogja: 9 Hotel Mewah Diskon Besar, Ada Hadiah Umroh!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×