kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Alasan penurunan Solar lebih tinggi dari Premium


Rabu, 23 Desember 2015 / 18:39 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah akhirnya menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Solar menjadi masing-masing Rp 7.150 per liter dan Rp 5.950 per liter.

Harga Premium hanya turun Rp 150 per liter.

Sedangkan harga Solar turun Rp 850 per liter.

Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sudirman Said bilang, harga solar turun cukup besar, karena harga keekonomiannya sudah turun sebesar 18%.

Sementara untuk Premium penurunannya memang tipis, karena harga patokan dalam Means of Platts Singapore (MOPS) hanya turun 8% saja.

Adapun, harga yang berlaku saat ini untuk kedua jenis BBM masing-masing Rp 6.700 per liter dan Rp 6950 per liter.

"Harga ini akan mulai berlaku mulai tanggal 5 Januari 2016 nanti," ujar Sudirman, rabu (23/12) di Istana Negara, Jakarta.

Adapun jeda waktu antara pengumuman dan masa berlaku terjadi untuk memberikan waktu bagi penjual di SPBU menghabiskan stok yang saat ini ada.

Sehingga tidak merugikan pengecer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×