kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Akhirnya, warga bersandal jepit bisa ketemu wapres


Jumat, 10 September 2010 / 15:14 WIB
Akhirnya, warga bersandal jepit bisa ketemu wapres


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Hari Idul Fitri kali ini, Wakil Presiden Boediono mengadakan open house dengan warga masyarakat. Puluhan warga pun berkumpul di depan rumah dinas Wakil Presiden di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat. Awalnya, petugas protokoler sempat menyeleksi warga yang akan masuk ke dalam rumah dinas tersebut.

"Yang rapi dan bersepatu saja yang boleh masuk," ujar salah satu petugas protokoler, Jumat (10/9). Hal ini tentu saja membuat kecewa puluhan warga yang sudah sejak pagi berkumpul, karena sebagian besar dari warga itu hanya mengenakan sandal jepit. Melihat itu, para kameraman dan wartawan pun mewancarai kekecewaan para warga tersebut.

Entah kenapa, tiba-tiba petugas protokoler lalu meralat larangan sandal jepit itu. Petugas memperbolehkan seluruh warga yang rapi maupun yang hanya mengenakan kaus dan sandal jepit. Seluruh warga pun akhirnya kembali antri di depan rumah Wapres. "Nah begini dong. Masa Wapres gak mau salaman dengan warga kecil," ujar Nining salah seorang warga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×