kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Akhirnya, DPR setujui rights issue BTN


Rabu, 19 September 2012 / 12:39 WIB
ILUSTRASI. Membersihkan AC sendiri sebenarnya tidak sulit,


Reporter: Nur Ramdhansyah A | Editor: Edy Can


JAKARTA. DPR akhirnya menyetujui rencana rights issue PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Rencananya, BTN akan menerbitkan 1,51 miliar saham baru dengan target sebesar Rp 2,45 triliun.

Persetujuan ini diberikan dalam rapat kerja Menteri Keuangan Agus Martowardojo dengan Komisi XI DPR. Dalam rapat itu, semua anggota Komisi XI DPR setuju dengan rencana penambahan saham baru tersebut. Mereka yang menyatakan setuju itu ialah Ecky Awal Muharram dari PKS, Laurens Bahang Dama dari PAN dan Indah Kurnia dari PDI Perjuangan.

Ketua Komisi XI DPR Emir Moeis mengatakan rencana right issue ini akan dilakukan Desember 2012 mendatang. "Kami sepakati pelaksanaannya," kata Emir, Rabu (19/9).

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengimbau BTN bekerja secara maksimal dalam menjalankan rights issue itu. "Karena tanggung jawabnya ada di saya. Saya nantinya yang akan mempertanggung jawabkan dihadapan anggota dewan," katanya.

Dengan penambahan saham baru ini, Agus menyatakan kepemilikan saham pemerintah di BTN akan menjadi 60% dari sebelumnya yang 72,91%. Sementara untuk saham publik bertambah menjadi 40% dari sebelumnya yang hanya 27,09%.

Kementerian BUMN sudah menunjuk tiga penjamin emisi untuk pelaksanaan rights issue ini. Ketiganya yakni PT Bahana Securities, PT Danareksa Securities dan PT Mandiri Securities.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×