kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Akan diwajibkan supir bus dan masinis cadangan


Jumat, 05 Desember 2014 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. Waspada, 5 Penyakit Ini Mengintai Jemaah Haji di Tanah Suci. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/tom.


Reporter: Benedictus Bina Naratama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Perhubungan mewajibkan kepada para operator bus dan kereta api untuk menyiapkan supir dan masinis cadangan untuk rute perjalanan jauh. Hal ini diungkapkan sebagai peningkatan pelayanan keselamatan penumpang angkutan darat khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru.

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Sugihardjo menuturkan untuk moda transportasi bus yang melakukan perjalanan lebih dari 8 jam, operator wajib menyediakan supir cadangan. Begitu juga dengan operator kereta api yang waktu tempuh perjalanan lebih dari 10 jam. "Untuk perjalanan bus, supir wajib beristirahat selama setengah jam setiap 4 jam perjalanan. Kereta api juga, masinis harus beristirahat setiap 5 jam sekali termasuk dengan masa persiapan," ujarnya, Jumat (5/12).

Ia menyerahkan mekanisme pergantian supir maupun masinis kepada operator masing-masing. Ia hanya menekankan perlunya pergantian supir dan masinis ini demi keselamatan dari penumpang dan perjalanan. "Ini adalah surat edaran yang telah diberikan oleh Pak Menteri kepada para operator. Mengenai mekanisme pergantiannya bagaimana, kami serahkan ke operator. Yang terpenting supir maupun masinis tidak boleh menyetir, karena menyangkut kondisi tubuh," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×