kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

AJI tolak RUU Penyelesaian Konflik Sosial


Selasa, 10 April 2012 / 14:07 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can


JAKARTA. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menolak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyelesaian Konflik Sosial. AJI menilai RUU tersebut membatasi kerja jurnalis di daerah konflik.

Pasal yang ditolak oleh AJI adalah pasal 27, 28 dan 29 seperti yang tercantum dalam draft RUU Penyelesaian Konflik Sosial per tanggal 27 Maret 2012 lalu. Pasal itu memberikan kewenangan sepihak kepada bupati/gubernur/presiden untuk membatasi akses/keluar masuk wilayah konflik tanpa pengecualian kepada para pembela hak asasi manusia dan jurnalis. Selain itu, AJI menilai RUU Penyelesaian Konflik Sosial berpotensi merugikan hak-hak konstitusional warga negara, menganggu supremasi sipil dan mengancam perlindungan hak asasi manusia.

AJI Indonesia sendiri telah menyampaikan keberatan kepada Panitia Kerja RUU Penyelesaian Konflik Sosial melalui surat tertanggal 31 Januari 2012 lalu. Dalam surat itu, AJI menyampaikan sejumlah keberatan terhadap RUU Penyelesaian Konflik Sosial. Salah satunya, AJI menyatakan RUU Penyelesaian Konflik Sosial bertentangan dengan Undang-Undang Pers yang menjamin kebebasan pers sebagai hak asasi warga negara.

Sayangnya, surat itu tidak mendapat tanggapan dari DPR. "Atas dasar fakta itu AJI Indonesia menyatakan menolak pengesahan RUU Penyelesaian Konflik Sosial menjadi undang-undang," kata Koordinator Divisi Advokasi AJI Indonesia Aryo Wisanggeni G. dalam siaran persnya, Selasa (10/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×