kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

AIPMC desak Myanmar dikeluarkan dari ASEAN


Senin, 15 November 2010 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Kartu kredit MasterCard


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Asean Inter-Parliamentary Myanmar Caucus (AIPMC) mendesak Indonesia mendepak Myanmar dari keanggotaan ASEAN pada depan. Alasannya karena pemerintah junta militer Myanmar telah melakukan pelanggaran hak azasi manusia dan menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) yang tidak transparan.

Asal tahu saja, Indonesia akan memimpin ASEAN pada tahun depan. Saat ini kepemimpinan ASEAN masih dipegang oleh Vietnam.

AIPMC berharap, ketika Indonesia memimpin ASEAN bisa bersikap lebih tegas terhadap Myanmar. "Pelanggaran HAM itu harus diberi sanksi tegas," kata Ketua AIPMC Indonesia Eva K Sundari, Senin (15/11).

Selain mengeluarkan dari keanggotan dari ASEAN, AIPMC juga mendesak embargo perdagangan dengan Myanmar. "ASEAN juga harus mendesak PBB turun tangan," tegas Eva.

Catatan saja, AIPMC merupakan kaukus antar parlemen di ASEAN. Kaukus ini bertujuan untuk mengawal proses demokrasi di Myanmar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×