kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

AIPMC desak Myanmar dikeluarkan dari ASEAN


Senin, 15 November 2010 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Kartu kredit MasterCard


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Asean Inter-Parliamentary Myanmar Caucus (AIPMC) mendesak Indonesia mendepak Myanmar dari keanggotaan ASEAN pada depan. Alasannya karena pemerintah junta militer Myanmar telah melakukan pelanggaran hak azasi manusia dan menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) yang tidak transparan.

Asal tahu saja, Indonesia akan memimpin ASEAN pada tahun depan. Saat ini kepemimpinan ASEAN masih dipegang oleh Vietnam.

AIPMC berharap, ketika Indonesia memimpin ASEAN bisa bersikap lebih tegas terhadap Myanmar. "Pelanggaran HAM itu harus diberi sanksi tegas," kata Ketua AIPMC Indonesia Eva K Sundari, Senin (15/11).

Selain mengeluarkan dari keanggotan dari ASEAN, AIPMC juga mendesak embargo perdagangan dengan Myanmar. "ASEAN juga harus mendesak PBB turun tangan," tegas Eva.

Catatan saja, AIPMC merupakan kaukus antar parlemen di ASEAN. Kaukus ini bertujuan untuk mengawal proses demokrasi di Myanmar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×