kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

AIPMC desak Myanmar dikeluarkan dari ASEAN


Senin, 15 November 2010 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Kartu kredit MasterCard


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Asean Inter-Parliamentary Myanmar Caucus (AIPMC) mendesak Indonesia mendepak Myanmar dari keanggotaan ASEAN pada depan. Alasannya karena pemerintah junta militer Myanmar telah melakukan pelanggaran hak azasi manusia dan menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) yang tidak transparan.

Asal tahu saja, Indonesia akan memimpin ASEAN pada tahun depan. Saat ini kepemimpinan ASEAN masih dipegang oleh Vietnam.

AIPMC berharap, ketika Indonesia memimpin ASEAN bisa bersikap lebih tegas terhadap Myanmar. "Pelanggaran HAM itu harus diberi sanksi tegas," kata Ketua AIPMC Indonesia Eva K Sundari, Senin (15/11).

Selain mengeluarkan dari keanggotan dari ASEAN, AIPMC juga mendesak embargo perdagangan dengan Myanmar. "ASEAN juga harus mendesak PBB turun tangan," tegas Eva.

Catatan saja, AIPMC merupakan kaukus antar parlemen di ASEAN. Kaukus ini bertujuan untuk mengawal proses demokrasi di Myanmar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×