kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ahok usul raskin diganti jadi uang tunai


Kamis, 02 Juni 2016 / 17:29 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta cara penyaluran subsidi beras untuk masyarakat miskin diubah. Dia meminta kepada pemerintah pusat agar subsidi yang selama ini diberikan dalam bentuk beras untuk warga miskin (Raskin) atau beras untuk masyarakat prasejahtera (rastra) diganti uang.

Permintaan ini, dia sampaikan karena selama ini kualitas beras subsidi untuk masyarakat miskin buruk. Hal itu, berbanding terbalik dengan anggaran Rp 20 triliun yang digelontorkan pemerintah untuk program tersebut.

"Subsidi begitu besar, tapi kualitas berasnya sangat jelek. Bagaimana kalau uang kontan saja yang diberikan kepada pemegang KJP (Kartu Jakarta Pintar) atau Jakarta One. Tapi tetap menggunakan sistem non tunai," kata Basuki seperti dikutip dari website resmi Pemda DKI Jakarta, Beritajakarta.com, Kamis (2/6).

Basuki yakin, perubahan pola penyaluran subsidi beras itu akan diterima masyarakat. Sebab, dengan perubahan bentuk subsidi tersebut nantinua masyarakat miskin bisa membeli beras dengan kualitas yang lebih baik. "Kalau diberikan uang kontan jadi masyarakat tidak lagi beli beras jelek. Bisa beli Rojo Lele. Kenapa harus paksa dia beli beras mutu jelek," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×