kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Ahok usul raskin diganti jadi uang tunai


Kamis, 02 Juni 2016 / 17:29 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta cara penyaluran subsidi beras untuk masyarakat miskin diubah. Dia meminta kepada pemerintah pusat agar subsidi yang selama ini diberikan dalam bentuk beras untuk warga miskin (Raskin) atau beras untuk masyarakat prasejahtera (rastra) diganti uang.

Permintaan ini, dia sampaikan karena selama ini kualitas beras subsidi untuk masyarakat miskin buruk. Hal itu, berbanding terbalik dengan anggaran Rp 20 triliun yang digelontorkan pemerintah untuk program tersebut.

"Subsidi begitu besar, tapi kualitas berasnya sangat jelek. Bagaimana kalau uang kontan saja yang diberikan kepada pemegang KJP (Kartu Jakarta Pintar) atau Jakarta One. Tapi tetap menggunakan sistem non tunai," kata Basuki seperti dikutip dari website resmi Pemda DKI Jakarta, Beritajakarta.com, Kamis (2/6).

Basuki yakin, perubahan pola penyaluran subsidi beras itu akan diterima masyarakat. Sebab, dengan perubahan bentuk subsidi tersebut nantinua masyarakat miskin bisa membeli beras dengan kualitas yang lebih baik. "Kalau diberikan uang kontan jadi masyarakat tidak lagi beli beras jelek. Bisa beli Rojo Lele. Kenapa harus paksa dia beli beras mutu jelek," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×