kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Agustus, turis asing kembali di atas sejuta orang


Senin, 03 Oktober 2016 / 16:39 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Agustus 2016 sebesar 1,03 juta pengunjung. Jumlah tersebut naik sebesar 13,19% year on year (YoY), tetapi turun 0,07% dibandingkan bulan sebelumnya.

Ini merupakan bulan kedua secara berturut-turut dengan jumlah wisman di atas 1 juta orang. Secara kumulatif Januari hingga Agustus 2016, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,36 juta kunjungan. Angka tersebut naik 8,39% dibandingkan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama pada tahun lalu.

Kepala BPS Suhariyanto memperinci, jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2016 tersebut, terdiri dari wisman yang melalui 19 pintu utama sebesar 970.021 kunjungan. Jumlah tersebut juga terdiri dari kunjungan wisman reguler sebesar 944.455 kunjungan dan wisman khusus sebesar 25.566 kunjungan.

Sementara itu, jumlah kunjungan wisman di luar 19 pintu utama tersebut, mencapai 61.965 kunjungan dan jumlah kunjungan wisman yang melalui pos luar batas 24.086 kunjungan. Sementara jumlah kunjungan wisman lainnya mencapai 37.8878 kunjungan.

"Kunjungan wisman Agustus 2016 1,03 juta kunjungan. Jadi menembus angka di atas 1 juta selama setahun terakhir. Dibandingkan Juli, kunjungan wisman ada penurunan sedikit itu biasa karena puasa," kata Suhariyanto, Senin (3/10).

Berdasarkan pintu masuk terbesar, kenaikan jumlah kunjungan wisman tertinggi Agustus 2016 terjadi di Bandara Sepinggan, Kamimantan Timur dengan kenaikan sebesar 335,89% YoY. Disusul oleh Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara dengan kenaikan sebesar 251,75% YoY dan Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta dengan kenaikan sebesar 80,22% YoY.

Sementara itu, berdasakan kebangsaan, kunjungan wisman tertinggi berasal dari China sebesar 14,99%, Australia 10,49%, dan Singapura 9,96%. Kemudian dari Malaysia 9,85% dan Jepang 5,64%.

Menurut Suhariyanto, jumlah wisman terbesar yang berasal dari China sebagian besarnya merupakan turis dan hanya sebagian kecil yang merupakan nonturis. "Itu karena di sana banyak direct line dari China ke Sulawesi Utara, ke Bunken. Jadi turis ini betul-betul turis bukan pekerja," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×