CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Ada pekerja yang tak bisa bekerja dari rumah, Wapres minta patuhi protokol kesehatan


Kamis, 26 Maret 2020 / 15:06 WIB
ILUSTRASI. Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin


Reporter: | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta perusahaan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Sebelumnya pemerintah telah mendorong kebijakan belajar, bekerja, dan ibadah di rumah untuk menjaga jarak fisik (physical distancing). Physical distancing digalakkan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Sejumlah daerah tutup akses, Wapres Ma'ruf Amin tekankan tak ada lockdown

"Tapi kalau ada secara khusus yang tidak bisa, kita meminta supaya perusahaan menerapkan protokol kesehatan supaya bisa memenuhi aturan physical distancing supaya tidak tertular," ujar Ma'ruf kepada wartawan, Kamis (26/3).

Pekerjaan harus tetap memerhatikan penjagaan jarak. Sehingga untuk pekerjaan tertentu tetap dilakukan tetapi tidak berkerumun.

Asal tahu saja sebelumnya pemerintah juga telah menerbitkan surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan untuk pencegahan Covid-19. Hal itu untuk memastikan kegiatan usaha tetap berjalan di tengah penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Wapres minta MUI buat fatwa salat tanpa berwudu bagi tenaga medis yang tangani corona

Selain itu pemerintah juga telah  mengeluarkan sejumlah insentif. Tujuannya untuk menjaga arus kas perusahaan untuk dapat menjaga produksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×