kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.822   -6,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Ada konflik, Jokowi rayakan tahun baru di Papua


Senin, 28 Desember 2015 / 16:07 WIB
Ada konflik, Jokowi rayakan tahun baru di Papua


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Setelah menghadiri peringatan hari raya Natal di Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden Joko Widodo (Jokowi) rencananya akan lanjut merayakan malam pergantian tahun di Papua.

Namun, sebelum ke Papua, terlebih dahulu Jokowi akan pulang ke Jakarta.

Malam nanti, Jokowi akan tiba di Bandara halim Perdana Kusumah dari Kupang sekitar pukul 19.00 WIB.

Kemudian, Jokowi akan kembali meninggalkan ibu kota menuju Papua keesokan harinya.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Jokowi akan mengunjungi empat tempat berbeda selama di Papua.

Diantaranya adalah Merauke, Wamena, Sorong dan Raja Ampat.

"Presiden akan merayakan tahun baru bersama masyarakat Papua," ujar Pramono, Senin (28/12) di kantornya, kompleks Sekretarian Presiden, Jakarta.

Niat Jokowi mengunjungi Papua tidak surut meskipun kondisi keamanan di sana tengah menghadapi gangguan.

Malam tadi, kantor polisi di Sinak di Papua mendapat serangan dari orang tidak dikenal.

Pramono bilang, meski serangan tersebut mengakibatkan tiga anggota Kepolisian meninggal dunia Jokowi tetap akan datang.

Gangguan keamanan memang diakui pemerintah bagian dari risiko.

Apalagi, Papua merupakan tempat yang memiliki potensi gangguan keamanan besar.

"Pemerintah memberikan jaminan keamanan pada masyarakat semuanya, termasuk masyarakat Papua," kata Pramono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×