kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Ada El Nino, Harga Beras Akan Cenderung Sulit Turun


Kamis, 14 September 2023 / 12:08 WIB
Ada El Nino, Harga Beras Akan Cenderung Sulit Turun
ILUSTRASI. Harga beras mungkin naik atau bertahan dalam beberapa waktu ke depan. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/rwa.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga beras cenderung merangkak naik. Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS), dari Januari 2023 hingga Agutus 2023, harga beras mengalami kenaikan sebesar 7,99% year to date (YtD). 

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyiratkan, harga beras mungkin naik atau bertahan dalam beberapa waktu ke depan. 

"Harga beras saat ini cenderung sulit turun," tegas Josua kepada Kontan.co.id, Kamis (14/9). 

Baca Juga: Ekonom: Justru Warga Kelas Menengah yang Rentan Terhadap Kenaikan Harga Beras

Ini karena produksi beras tahun ini yang mungkin menurun akibat peristiwa kekeringan atau El Nino. 

Kenaikan harga beras internasional akibat kebijakan larangan ekspor dari eksportir utama, yaitu India, juga diyakini akan menyundut harga beras. 

Namun demikian, Josua memandang upaya pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) beras ke lebih dari 21,3 juta keluarga penerima manfaat akan mengurangi inflasi. 

"Ini akan mengurangi tekanan permintaan beras, sehingga tekanan kenaikan harga seharusnya bisa berkurang," tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×