kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.203   3,00   0,02%
  • IDX 5.403   60,83   1,14%
  • KOMPAS100 710   12,03   1,72%
  • LQ45 536   8,61   1,63%
  • ISSI 187   2,42   1,31%
  • IDX30 303   5,16   1,73%
  • IDXHIDIV20 375   5,01   1,35%
  • IDX80 81   1,30   1,64%
  • IDXV30 103   0,85   0,83%
  • IDXQ30 98   1,98   2,06%

Ada Aduan Premanisme di KPP Tigaraksa, Purbaya: Dia Minta Duit Pasti Maksa Ya?


Jumat, 17 Oktober 2025 / 15:00 WIB
Ada Aduan Premanisme di KPP Tigaraksa, Purbaya: Dia Minta Duit Pasti Maksa Ya?
ILUSTRASI. Petugas melayani wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga di Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima laporan terkait adanya premanisme di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tigaraksa.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima laporan terkait adanya premanisme di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tigaraksa.

Sebagai informasi, Purbaya menyediakan layanan aduan masyarakat yang mengalami keluhan soal bea cukai dan pajak, melalui pesan WhatsApp (WA) dengan nomor 082240406600, yang sudah dibuka sejak 15 Oktober 2025.

“Izin lapor tindak premanisme AR Pajak KPP Tigaraksa. Siap Tigaraksa KPP-nya? kalau itu minggu depan saya cek harus sudah rapi nih nggak ada premanisme. Dia minta duit pasti maksa ya? Hebat juga ya kreatif lah. Oh ternyata betul saya pikir kalau kita ngomong di atas selesai, ternyata nggak,” ungkap Purbaya kepada awak media, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga: Purbaya Ungkap 15.000 Aduan Masyarakat, Ada Pejabat Bea Cukai Nongkrong di Starbucks

Purbaya bercerita bahwa banyak pejabat nakal yang berpikir bahwa masa jabatan menteri hanya empat atau lima tahun, jadi para birokrat tidak peduli terkait imbauan atau peringatan yang diarahkan oleh Menteri Keuangan.

Mereka menganggap jika menterinya berganti nanti mereka tetap aman. Ia menyebut perilaku itu sebagai sikap acuh para birokrat.  Jika sekarang ada menteri yang tegas, mereka diam saja karena beranggapan dalam beberapa tahun jabatan akan berganti lagi.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Meskipun kelak iI digantikan dalam empat atau lima tahun, ia akan lebih dulu mengganti mereka jika mereka masih melakukan hal serupa.

Baca Juga: Purbaya Klaim Bisa Kumpulkan Pajak Rp 110 Triliun di 2026 Lewat Cara Ini

“Ini sekarang nggak akan saya biarkan ya, 4 tahun 5 tahun gue diganti, tapi lu duluan yang diganti sama saya kalau masih melakukan seperti ini lagi,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×