kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Aceh pilih lambang dan bendera GAM


Selasa, 26 Maret 2013 / 21:24 WIB
Aceh pilih lambang dan bendera GAM
ILUSTRASI. Termurah Rp 2 jutaan, ini daftar lengkap harga sepeda gunung United Detroit terkini


Reporter: Amal Ihsan Hadian | Editor: Amal Ihsan

BANDA ACEH. Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mensahkan qanun bendera dan lambang Aceh melalui sidang paripurna yang berlangsung di gedung DPR Aceh di Banda Aceh, Jumat (22/3/2013) malam. Dengan disahkannya lambang baru ini, maka lambang Pancacita yang digunakan sebelumnya akan berubah menjadi Burak - Singa.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan, pergantian lambang Aceh dari Pancacita menjadi Burak-Singa merupakan isi salah satu dari butir nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki pada tahun 2005 lalu.

"Ini tercantum dalam MoU Helsinki. Setelah lambang baru berlaku, maka Pancacita akan dicabut dan tidak berlaku lagi," kata Zaini kepada wartawan.

Setelah lambang ini diganti, semua atribut pegawai di Aceh yang selama ini menggunakan lambang Pancacita akan berubah dengan lambang baru, yaitu Burak-Singa yang dulu merupakan lambang bendera GAM.

"Namun, untuk pergantian lambang baru ini kita lakukan secara bertahap," jelas Zaini.

Adapun mengenai bendera Aceh, Zaini mengatakan bahwa bendera Aceh dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 dan tertuang dalam butir kesepakatan (Mou) Helsinki.

"Bendera Aceh juga merupakan manivestasi kebudayaan dan perjuangan rakyat Aceh," katanya.

Kompas.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×