kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Abraham Samad: Media sosial bisa berantas korupsi


Kamis, 05 Desember 2013 / 11:18 WIB
ILUSTRASI. Promo Tiket.com s.d 24 Juli 2022, Nikmati Diskon Hotel Ubud Hingga 50%


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Media sosial semakin mengambil peranan penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara berkembang, Indonesia termasuk negara terbanyak dalam menggunakan Twitter dan Facebook. Indonesia masuk nomor lima terbesar pengguna Twitter hampir 30 juta di dunia. Sementara masuk urutan keempat sekitar 64 pengguna Facebook di dunia.

Melihat kenyataan itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan peranan media sosial sangat strategis untuk menyebarluaskan informasi, termasuk turut berperan dalam memberantas korupsi. "Masyarakat dapat berperan dalam memberantas korupsi melalui media sosial,"`tutur Abraham dalam Seminar Humas yang diselenggarakan KPK di Balai Kartini, Kamis (5/12).

Media Sosial juga berperan membantu KPK ketika mendapat serangan dari para koruptor. Hal itu, menurut Abraham bisa menjadi positif dan mendorong KPK terus melakukan pemberantasan korupsi. Memang, Abraham menyadari, acapkali media sosial digunakan juga untuk menyampaikan komentar atau informasi yang negatif.

Kendati begitu, Abraham yakin bahwa media sosial memiliki peranan yang jauh lebih positif dalam menyebarluaskan informasi. Karena itu, kecanggihan media sosial saat ini bisa dimanfaatkan secara positif seperti menyampaikan citra positif dan kerja sebuah lembaga.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×