kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

600 Polisi jaga sidang pemilihan ketua MPR


Selasa, 07 Oktober 2014 / 10:49 WIB
ILUSTRASI. Suasana lalu lalang penumpang kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/4/2022). Tribunnews/Jeprima


Sumber: TribunNews.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Aparat kepolisian menerjunkan enam kompi atau sekitar 600 personel untuk mengamankan jalannya sidang paripurna pemilihan pimpinan MPR pagi ini, Selasa (7/10).

Menurut Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar Hendro Pandowo, 6 kompi tersebut dalam tiga ring pengamanan yakni mulai dari luar hingga ke dalam gedung.

"Enam kompi terdiri dari tiga kompi Sabhara, dua kompi brimob, satu kompi satuan tertutup seperti intel," ujar Hendro ketika ditemui di DPR RI, Jakarta.

Terkait aksi unjuk rasa, Hendro mengatakan sampai sejauh ini tidak ada laporan aksi unjuk rasa di DPR. Menurut Hendro, konsetrasi aksi unjuk rasa berada di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Istana Negara.

"Sampai saat ini belum ada. Konsentrasi di HI, Istana. Mengarah ke sini nggak ada," tukas Hendro. (Eri Komar Sinaga)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×