kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.400   56,04   0,88%
  • KOMPAS100 844   11,24   1,35%
  • LQ45 640   9,16   1,45%
  • ISSI 221   2,06   0,94%
  • IDX30 359   4,83   1,36%
  • IDXHIDIV20 438   4,42   1,02%
  • IDX80 96   1,33   1,40%
  • IDXV30 120   0,90   0,75%
  • IDXQ30 114   1,34   1,19%

4.000 vaksin AstraZeneca di Kudus kedaluwarsa, ini respons Satgas Covid-19


Kamis, 04 November 2021 / 19:23 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyelesaikan proses kedatangan vaksin Covid-19 Sinovac di terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (2/11/2021). 4.000 vaksin AstraZeneca di Kudus kedaluwarsa, ini respons Satgas Covid-19.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Satgas Penanganan Covid-19 angkat bicara terkait 4.000 vaksin AstraZeneca yang kedaluwarsa di Kudus Jawa Tengah.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, hal itu hendaknya menjadi pembelajaran bagi seluruh unsur dalam sistem kesehatan. Baik pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota untuk tidak menunda proses vaksinasi. 

“Karena vaksin ini sangat berharga untuk melindungi masyarakat di daerah nya masing-masing,” ujar Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis (4/11).  

Selain itu, lanjut Wiku, masyarakat juga harus proaktif menyambangi titik vaksinasi. Sebab, akses terhadap vaksin tidak mudah untuk didapatkan. “Sehingga harus sangat dihargai dan digunakan secara maksimal,” ucap Wiku.

Baca Juga: Butuh Kerja Sama Antisipasi Penyebaran COVID-19 Saat Mobilitas Masyarakat Meningkat

Lebih lanjut, Wiku mengatakan, hingga 1 November 2021 terdapat 40 juta dosis vaksin Covid-19 di daerah dan setidaknya sudah 241 juta dosis vaksin yang didistribusikan ke seluruh daerah.

“Jumlah stok ini cukup untuk kebutuhan pelaksanaan vaksinasi dalam satu bulan ke depan, karena laju vaksinasi Indonesia saat ini mencapai 50 juta dosis dalam lima minggu,” terang Wiku. 

Selanjutnya: Simak permintaan pelaku usaha saat industri pariwisata domestik mulai bangkit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×