kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

3 saran ombudsman agar pelayanan publik meningkat


Senin, 30 September 2013 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. Payudara bisa kendur bahkan sebelum waktunya akibat kebiasaan-kebiasaan yang tanpa disadari berdampak buruk.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua Ombudsman RI, Danang Girindrawardana mengatakan, pemerintah perlu memperhatikan tiga aspek penting untuk melaksanakan efektivitas pemerintahan.

Menurut Danang, tiga aspek tersebut adalah kompetitif, inovatif, dan partisipatif. "Kompetitif ini terkait insentif kepada instansi yang berhasil menyelenggarakan pelayanan publik dengan baik," ujar Danang, Senin (30/9).

Selain kompetitif, ada pula Inovasi. Menurutnya, inovasi diperlukan sebagai terobosan dalam sistem pemerintahan. Namun, dia bilang, inovasi yang sifatnya baik sering kali dianggap berseberangan dengan sistem pemerintahan yang sedang berjalan.

Untuk itu, pemerintah perlu memberikan advokasi kepada aparaturnya agar inovasi bisa dilakukan selama tidak terjadi mal-administrasi terhadap pelayanan publik.

Ketiga, Danang menyebut aspek partisipatif dari publik perlu dikedepankan. Menurutnya, publik berhak menilai pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah.

"Hak itu dilindungi Undang-Undang. Tanpa keterlibatan publik, maka kebijakan yang diambil mal-administratif, dan itu salah satu indikator korupsi," kata Danang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×