kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

3 Jam diperiksa, istri gubernur Riau bungkam


Selasa, 30 September 2014 / 16:59 WIB
ILUSTRASI. Simak warna cat dinding apa saja yang cocok dan cantik saat dipadukan dengan lantai berwarna abu-abu


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA.  Istri Gubernur Riau Annas Maamun yang bernama Latifah Hanum mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (30/9). Saat ditanya maksud kedatangannya, Latifah hanya bungkam.

Saat dikonfirmasi ke Juru Bicara KPK Johan Budi, ia belum mengetahui maksud kedatangan Latifah. KPK juga tidak menjadwalkan pemeriksaan untuk Latifah.

"Belum tahu, belum ada informasi," ujar Juru Bicara KPK ketika dikonfirmasi.

Latifah tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.00 WIB dan keluar tiga jam kemudian. Saat keluar dari Gedung KPK pun Latifah enggan berkomentar dan menanggapi pertanyaan awak media.

Sebagai informasi, Latifah termasuk salah satu dari delapan orang yang ditangkap tangan KPK di Perumahan Citra Grand, Cibubur, Jakarta Timur, bersama Annas. Selain Annas dan istrinya, KPK menangkap tangan pengusaha, ajudan, penegak hukum, sopir, serta kerabat Annas. 

Bersamaan dengan penangkapan itu, KPK mengamankan uang dalam pecahan rupiah dan dollar Singapura yang nilainya diperkirakan miliaran rupiah.

Adapun KPK menetapkan Annas dan pengusaha bernama Gulat Medali Emas Manurung sebagai tersangka setelah menangkap keduanya dalam operasi tangkap tangan di Perumahan Citra Grand, Cibubur, Jakarta, Kamis (25/9). 

Mereka ditangkap bersama dengan tujuh orang lainnya. Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK menyita uang 156.000 dollar Singapura dan Rp 500 juta yang diduga diberikan Gulat kepada Annas. Jika dikonversi ke dalam rupiah, maka jumlahnya sekitar Rp 2 miliar. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×