kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.917.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.789   -61,00   -0,36%
  • IDX 8.975   24,32   0,27%
  • KOMPAS100 1.244   9,59   0,78%
  • LQ45 882   8,84   1,01%
  • ISSI 330   0,91   0,28%
  • IDX30 451   1,60   0,36%
  • IDXHIDIV20 533   1,62   0,31%
  • IDX80 138   1,09   0,79%
  • IDXV30 147   -0,35   -0,24%
  • IDXQ30 145   0,87   0,61%

170.000 Jemaah Haji Tahun Ini Berkategori Risiko Tinggi, Imbau Ikuti Arahan Petugas


Senin, 26 Januari 2026 / 20:19 WIB
170.000 Jemaah Haji Tahun Ini Berkategori Risiko Tinggi, Imbau Ikuti Arahan Petugas
ILUSTRASI. Dahnil Anzar Simanjuntak. Kementerian Haji dan Umroh mencatat, ada sebanyak 170.000 jamaah haji Indonesia berkategori risiko tinggi. (Dok/BPMI Setpres)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Haji dan Umroh mencatat, ada sebanyak 170.000 jemaah haji Indonesia berkategori risiko tinggi pada pelaksanaan haji 2026 M atau 1447 H.

Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Azhar Simanjuntak mengungkapkan, 170.000 jemaah dari total 203.320 jemaah haji reguler yang akan berangkat tahun ini tersebut rata-rata memiliki penyakit komorbid.

Maka dari itu, ia menyebut peranan dan tanggung jawab Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sangat penting untuk melayani jemaah haji tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Buka Peluang Ambil Alih Operasional 28 Perusahaan yang Dicabut Izinnya

“Secara statistik jemaah haji risiko tinggi hampir 170.000. Di sinilah urgensi kenapa petugas haji  adalah orang yang punya tanggung jawab tinggi, disiplin, fisik dan stamina tinggi,” tutur Dahnil kepada awak media, Senin (26/1/2026).

Adapun ia menyebut, 170.000 jemaah berisiko tinggi tersebut, sebanyak 33.000-nya adalah jemaah haji lansia, atau sekitar umur 65 tahun ke atas. Selanjutnya, sebanyak 56% berasal dari jemaah haji perempuan.

Dengan begitu, kategori jemaah haji tersebut membutuhkan perlindungan dan pendampingan yang sangat tinggi dari para petugas haji.

Baca Juga: Wacana Tambah Lapisan Cukai Rokok Dikhawatirkan Berisiko Gerus Penerimaan Negara

Oleh sebab itu, sejak awal pihaknya selalu mengimbau jemaah risiko tinggi, lansia, dan perempuan yang akan menunaikan ibadah haji agar senantiasa mengikuti panduan serta arahan dari petugas haji di Kementerian Haji dan Umrah, terutama terkait dengan kapasitas fisik, stamina, dan hal-hal lainnya.

“Utamanya terkait dengan kapasitas fisik, stamina dan sebagainya,” ungkapnya.

Selanjutnya: Saham Emiten Asuransi Menguat, Simak Prospek dan Rekomendasinya

Menarik Dibaca: Hujan Petir di Pagi Hari, Ini Prakiraan BMKG Cuaca Besok (27/1) di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×