kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

12 perusahaan masuk logistik berikat


Selasa, 02 Februari 2016 / 16:33 WIB
12 perusahaan masuk logistik berikat


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Pemerintah klaim paket kebijakan yang dikeluarkannya sudah menunjukan hasil.

Salah satunya, mengenai pusat logistik berikat (PLB) yang terdapat dalam paket kebijakan jilid pertama.

Hal itu terkait dengan tawaran insentif yang diberikan kepada perusahaan yang tertarik bergabung dalam pusat logistik berikat.

Dalam waktu dekat pemerintah akan memperkenalkan 12 perusahaan yang sudah ditetapkan kedalam PLB.

Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengaku sedang berkoordinasi dengan protokol kepresidenan terkait perkenalan tersebut.

"Akhir bulan ini rencananya (pengenalan)," kata Heru, Selasa (2/2) di jakarta.

Adapun ke-12 perusahaan yang dimaksud Heru antara lain;

  • PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
  • PT Pelabuhan Panajam Banua Taka
  • PT Cipta Krida Bahari,
  • PT Cikarang Dry Port,
  • PT Petrosea
  • PT Khrisna Bali International Cargo,
  • PT Agility International,
  • PT Dunia Express Transindo,
  • PT Vopak Terminal Merak, PT Dahana,
  • PT Transcon Indonesia,
  • PT Kamadjaja Logistics.

Sekadar catatan saja, insentif yang diberikan pemerintah terkait PLB ini antara lain penangguhan bea masuk, pembebasan cukai dan tidak akan memungut pajak impor.

Saat ini, Bea Cukai juga sedang memproses 10 perusahaan lainnya untuk mendapatkan insentif ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×