| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Telat bayar uang kuliah, mahasiswa menggugat UU Pajak Bumi dan Bangunan

Selasa, 13 Februari 2018 / 20:48 WIB

Telat bayar uang kuliah, mahasiswa menggugat UU Pajak Bumi dan Bangunan
ILUSTRASI. Gedung Mahkamah Konstitusi
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gara-gara telat membayar uang kuliah, seorang mahasiswa bernama Ezra Prayoga Maanihuruk menggugat Undang-Undang (UU) No. 12 tahun 1994 tentang Perubahan Atas UU No. 12 tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ezra menggugat Pasal 4 ayat 1 dan 2 UU PBB yang berisi ketentuan; hak atas bumi menjadi subjek pajak, dan karena itu dikenakan kewajiban membayar pajak.

Mengutip dari ringkasan permohonan perkara yang diajukan ke MK, Ezra menegaskan kewajiban tersebut telah menimbulkan kerugian baginya.

Dia terlambat bayar uang kuliah akibat kewajiban tersebut. "Karena orang tua perlu membayar kewajiban PBB terlebih dahulu," katanya, Selasa (13/2).

Selain diajukan mahasiswa, gugatan atas kewajiban bayar PBB, juga diajukan oleh Nur Hasan, pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Nur juga merasa dirugikan atas pemberlakuan kewajiban tersebut.

Pasalnya, dengan status pensiun dan tidak punya penghasilan cukup lagi, dia merasa kesulitan untuk membayar PBB.

Atas kerugian itulah, Ezra dan Nur meminta MK menyatakan, Pasal 4 ayat 1 tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Mereka juga minta MK menambahkan tempat tinggal ke dalam daftar objek PBB yang tidak dikenakan pajak.


Reporter: Agus Triyono
Editor: Yudho Winarto

JUDICIAL REVIEW

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0637 || diagnostic_web = 0.2213

×