| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.073
  • SUN98,24 0,00%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Swasta diminta bantu mengurai kemacetan Jakarta

Rabu, 13 September 2017 / 22:11 WIB

Swasta diminta bantu mengurai kemacetan Jakarta

KONTAN.CO.ID - Kamar Daging dan Industri (KADIN) Indonesia nenilai, masalah laten angkutan jalan di Jabodetabek adalah lantaran belum diterbitkannya kebijakan angkutan umum di kawasan ini.

Saat ini, Rancangan Undang-undang Sistem Transportasi Nasional (RUU Sistranas) sudah masuk dalam Prolegnas di DPR dan tengah disusun. Salah satu isinya adalah pengembangan dan penataan angkutan umum perkotaan.

"Ini penting untuk segera dibicarakan untuk menjamin keberlangsungan usaha angkutan di jalan," ujar Wakil Ketua Umum Bidang Perhubungan Carmelita Hartoto pada Rabu (13/9) dalam forum diskusi terkait kebijakan infrastruktur transportasi di Jabodetabek di Menara KADIN Indonesia, Jakarta. 

Selain itu, menurut Carmelita, kondisi kereta api Jabodetabek hingga kini juga belum optimal. Panjang rel KRL, LRT, dan MRT yang tengah dibangun belum mencukupi dan menjangkau pusat aktivitas. Begitu juga daya angkut setiap perjalanan pun hingga kini belum maksimal.

 

Peran swasta

Menurut Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia bidang Konstruksi dan Infrastruktur Erwin Aksa, peran infrastruktur transportasi di Jabodetabek memerlukan peran swasta dalam proses pembangunan hingga peningkatan kualitas layanan. Pasalnya, keterlibatan swasta dalam infrastruktur hingga kini, menurut Erwin berdasarkan data Kompas, masih sedikit yakni 2%.

"Kalau di Filipina, keterlibatan swasta hingga 44% dan mereka bisa mengurai kemacetan dan transportasi umumnya. Kita masih sedikit sekali, wajar masih banyak yang belum teruraikan," ujar Erwin.

Ia berharap pemerintah dapat menjajaki peluang kerja sama dengan swasta dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur transportasi di Jabodetabek.

Dalam acara ini, turut hadir Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihandono, Ketua Dewan Pakar Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit, Ketua Umum Organda Adrianto Djokosoetono, Ketua Umum Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, Ketua Umum Aprindo Roy N. Mandey, dan Senior Vice Pressident Operations Go-Jek Arno Tse.


Reporter: Choirun Nisa
Editor: Sanny Cicilia

BISNIS TRANSPORTASI

Tag
Komentar
TERBARU

KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0875 || diagnostic_api_kanan = 0.0431 || diagnostic_web = 1.8485

Close [X]
×